Alhamdulillah, kinerja keuangan dan rasio kesehatan PT. BPRS Al Salaam Amal Salman (BPRS Al Salaam) hingga akhir tahun 2008 berjalan dengan baik. Hal ini tercermin dari meningkatnya beberapa parameter kinerja diantaranya meningkatnya aset, portofolio pembiayaan yang diberikan, dan dana pihak ketiga.
Pada tahun 2008, jumlah pembiayaan yang berhasil disalurkan oleh BPRS Al Salaam kepada masyarakat adalah sebesar Rp 101,73 milyar kepada 7.682 orang nasabah. Sehingga sampai akhir tahun 2008 portofolio pembiayaan diberikan mencapai Rp 122,78 milyar atau meningkat sebesar 38,29% dibandingkan tahun 2007 (Rp 88,78 milyar). Peningkatan ini didukung dengan beroperasinya 7 kantor cabang dan terdesentralisasinya pengelolaan rekening pembiayaan sehingga memberikan keleluasaan bagi kantor cabang dalam mencapai target yang telah ditetapkan.
Peningkatan portofolio pembiayaan memberikan kontribusi terhadap peningkatan volume usaha dari Rp 111,94 milyar menjadi Rp 151,48 milyar di tahun 2008 atau meningkat sebesar 35,32%. Kondisi ini didukung dengan ketersediaan dana yang cukup untuk kegiatan penyaluran dana baik yang berasal dari dana pihak ketiga maupun pembiayaan dari bank lain.
Secara umum pendapatan operasional yang berhasil diperoleh BPRS Al Salaam selama tahun 2008 mencapai angka Rp 30,87 milyar atau terjadi peningkatan sebesar 37,60% dibandingkan dengan tahun 2007 (Rp 22,44 milyar). Sebagian besar pendapatan tersebut berasal dari penyaluran dana pihak ketiga bukan bank sebesar Rp 27,07 milyar atau meningkat 39,73% dibandingkan tahun 2007. Untuk pendapatan lainnya selama tahun 2008 berhasil diperoleh sebesar Rp 2,97 milyar.
Sementara itu selama tahun 2008 biaya juga mengalami peningkatan dari Rp 20,55 milyar menjadi Rp 29,07 milyar atau meningkat sebesar 41,45%. Kontribusi terbesar adalah peningkatan biaya administrasi dan umum sebesar 60,95% dari Rp 2,37 milyar di tahun 2007 menjadi Rp 3,82 milyar di tahun 2008. Peningkatan biaya umum terjadi karena adanya realisasi biaya iklan dan promosi sebesar Rp 1,12 milyar dan biaya sewa gedung sebesar Rp 656,59 juta. Untuk biaya bagi hasil terjadi penurunan sebesar 39,79% sebagai akibat adanya peningkatan pembiayaan dari bank lain dan deposito dari BPR/S lain.
Hingga akhir periode tahun 2008, jumlah laba usaha yang berhasil dibukukan BPRS Al Salaam adalah sebesar Rp 1,80 milyar atau menurun sebesar 4,27% dibandingkan tahun 2007 (Rp 1,89 milyar).
Kegiatan penghimpunan dana pihak ketiga tetap dilakukan secara reguler dengan memasarkan produk tabungan dan deposito meskipun jumlah peningkatannya masih lebih kecil dibandingkan dengan peningkatan portofolio pembiayaan. Selain peningkatan realisasi pembiayaan, upaya untuk memperbaiki performance pembiayaan bermasalah selama tahun 2008 tetap dilakukan. Hal ini tercermin dari menurunnya rasio NPF dari 4,8% menjadi 3,23%.
Dengan demikian secara umum target anggaran keuangan dan rencana kerja tahun 2008 telah dapat direalisasikan dengan baik sebagiman tercermin dalam Tabel 2. Analisa Budget vs Aktual . Kemudian, hingga akhir tahun 2008 rasio faktor keuangan bank termasuk dalam peringkat pertama dengan mempertimbangkan kriteria kesehatan bank seperti permodalan, kualitas aktiva, rentabilitas, dan likuiditas sebagimana yang tercermin dalam Tabel. 3 Rasio Kesehatan Bank.